PERMAINAN STIMULASI OTAK MENINGKATKAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI KEGIATAN DI PANTI WERDHA

  • Widayani Yuliana STIKES KATOLIK ST. VINCENTIUS A PAULO SURABAYA
Keywords: permainan stimulasi otak, keaktifan

Abstract

Penurunan keaktifan lansia menjadi pemicu makin menurunnya fungsi kognitif. Permainan stimulasi otak merupakan kegiatan yang direkomendasikan untuk mempengaruhi lansia aktif mengikuti kegiatan. Berdasarkan survey di Panti Werdha Bhakti Luhur ditemukan sedikitnya lansia yang aktif mengikuti kegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh permainan stimulasi otak terhadap keaktifan lansia mengikuti kegiatan. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental one group pre - post test design. Populasi penelitian adalah lansia di panti werdha Bhakti Luhur dengan sampling yang digunakan simple random sampling dan besar sampel sebanyak 59 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar obeservasi yang digunakan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik menggunakan Paired Sample T Test dengan tingkat signifikan α = 0.05 didapatkan harga p = 0.00 oleh karena harga p < α, maka H0 ditolak, H1 diterima artinya ada perbedaan keaktifan lansia melakukan kegiatan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Sesudah dilakukan permainan stimulasi otak, lansia lebih aktif mengikuti kegiatan dan peneliti menyarankan kepada pihak yayasan dan panti werdha Bhakti Luhur untuk melakukan variasi kegiatan dengan menggunakan metode permainan dalam melakukan kegiatan stimulasi otak agar keaktifan lansia tetap dapat dipertahankan.

Published
2016-01-07
How to Cite
Yuliana, W. (2016). PERMAINAN STIMULASI OTAK MENINGKATKAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI KEGIATAN DI PANTI WERDHA. JURNAL PENELITIAN KESEHATAN, 3(1), 6-10. Retrieved from http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/142