DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA

  • Ajeng Dian Nitami STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya
  • Widayani Yuliana STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya
  • Arief Widya Prasetya
Keywords: Lansia, Dukungan Sosial Keluarga, Fungsi Kognitif

Abstract

Masalah kesehatan pada usia lanjut salah satunya adalah penurunan fungsi kognitif. Fungsi kognitif dapat dipertahankan dengan memberikan dukungan sosial keluarga. Fenomena yang ditemukan di Posyandu Lansia Melati RW 03 Kelurahan Pakis Kecamatan Sawahan Surabaya adalah lansia kurang mendapatkan sumber dukungan sosial keluarga karena keluarga sibuk dan lupa mengingatkan jadwal kegiatan posyandu sehingga banyak lansia yang tidak hadir dan mulai lupa dengan kegiatan posyandu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan dukungan sosial keluarga dan fungsi kognitif pada lansia. Penelitian menggunakan metode studi korelasi dengan pendekatan Cross Sectional, variabel bebas yaitu dukungan sosial keluarga dan variabel terikat yaitu fungsi kognitif. Teknik sampling munggunakan Simple Random Samplingdengan jumlah sampel 67 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner DUSOCS Family Support untuk dukungan sosial keluarga dan MMSE untuk fungsi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan 58% responden memiliki dukungan sosial keluarga yang supportif dan 52% responden mengalami gangguan kognitif ringan. Hasil uji stasistik menggunakan Rank Spearman didapatkan nilai p=0,000 dengan Coefficient Correlation +0,650 maka ada hubungan positif kuat antara dukungan sosial keluarga dan fungsi kognitif. Semakin baik dukungan sosial keluarga maka semakin baik pula fungsi kognitifnya. Memberikan dukungan sosial keluarga dapat menghambat terjadinya penurunan fungsi kognitif.

Published
2019-07-07
How to Cite
Dian Nitami, A., Yuliana, W., & Prasetya, A. W. (2019). DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA. JURNAL PENELITIAN KESEHATAN, 7(1), 25 - 30. Retrieved from http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/167