JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya | www.stikvinc.ac.id en-US JURNAL PENELITIAN KESEHATAN 2088-6764 EFEK DIET RENDAH KARBOHIDRAT TINGGI PROTEIN MENURUNKAN KADAR INSULIN PADA TIKUS MODEL SOPK-RESISTENSI INSULIN http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/181 <p>Sindrom ovarium polikistik (SOPK) merupakan adanya gangguan metabolik dan sistem endokrin, ditemukan kejadian SOPK pada wanita usia reproduksi 5% - 10% di dunia. Wanita SOPK sering dijumpai pada wanita dengan kelebihan berat badan sebanyak 33% - 38%. Perubahan pola makan mengkonsumsi tinggi kalori memicu resistensi insulin (RI) memperparah keadaan SOPK. Tujuan penelitian ini mengetahui efek diet rendah karbohidrat tinggi protein (RKTP) terhadap penurunan kadar insulin pada model SOPK -RI. Penelitian true eksperimen laboratorik post test only control design yang dibagi menjadi tiga kelompok; Kelompok kontrol negatif (K- / tikus tanpa perlakuan diberi pakan standar); Kelompok kontrol positif (K+/ tikus model SOPK S-RI diberi pakan standar) dan Kelompok perlakuan (P/ tikus model SOPK diberi RKTP) selama 48 hari. Analisis yang digunakan adalah uji Anova dan Post Hoc, hasil penelitian nilai rata-rata, K- sebesar 18,21, K+ sebesar 12,66 dan P 13,7 analisis uji anova p = 0,001 menunjukkan ada perbedaan bermakna antara pemberian diet RKTP dengan kadar insulin p &lt; 0,05. Hal ini terbukti diet RKTP dapat menurunkan kadar insulin sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko infertilitas pada pasien SOPK.</p> Hany Puspita Aryani Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 1 5 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG MANFAAT ASI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF KABUPATEN JOMBANG http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/182 <p>ASI eksklusif diberikan kepada bayi karena banyak manfaat antara lain bayi mendapat perlindungan terhadap serangan kuman Clostridium tetani, Difteri, pneumonia, E. Coli, Salmonella, Sigela, Influenza, Streptokokus, Stafilokokus, Virus polio, Rotavirus dan Vibrio colera, serta manfaat lainnya dapat meningkatkan IQ dan EQ anak. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisa dengan chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui di Desa Gondek Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang yaitu sebanyak 94. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 48 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu tentang manfaat ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui yang pengetahuan baik, memberikan ASI eksklusif sebanyak (4.2%), tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak (4.2%) sedangkan ibu yang pengetahuannya cukup, memberikan ASI eksklusif (22.9%), tidak memberikan (27.1%) dan ibu yang pengetahuannya kurang, memberikan ASI eksklusif (4.2%), tidak memberikan ASI eksklusif (37.5%). Dari hasil uji statistik didapatkan X2 = 7.234 (7.234 &gt; 5,591). Hal ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang manfaat ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan ibu menyusui tentang manfaat ASI dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Gondek Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Diharapkan para ibu dan petugas kesehatan hendaknya rutin mencari dan memberikan informasi serta memotivasi ibu yang menyusui untuk memberikan ASI eksklusif.</p> Wahyu Anjas Sari Siti Nur Farida Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 6 12 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PARTISIPASI PEMAKAIAN KONTRASEPSI INTRAUTERINE DEVICE DI PUSKESMAS KERTOSONO http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/183 <p>Kontrasepsi merupakan alat penghambat pertemuan sperma dan ovum agar tidak bertemu dan tidak terjadi pembuahan. Usaha itu mampu bertahan sebentar atau lama, dan usaha ini dapat dikerjakan dengan berbagai usaha, instrumen maupun obat-obatan. Berdasarkan data jumlah penduduk di Kecamatan Kertosono terdapat kuantitas pendamping umur produktif yang berumur 20-35 tahun sebanyak 2.476 orang. Tujuan penelitian diketahui untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan ibu dengan partisipasi pemakaian kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) di Puskesmas Kertosono. Penelitian ini merupakan jenis penelitian primer. Menurut jenis datanya termasuk penelitian kuantitatif metode penelitian ini adalah observasi jenis penelitian cross sectional. Populasi perempuan yang berumur 20-35 tahun dan sudah menikah yang ada di daerah aktivitas Puskesmas Kertosono. Sampel sebagian perempuan yang berumur 20-35 tahun dan sudah menikah yang ada di daerah aktivitas Puskesmas Kertosono sebanyak 248. Hasil penelitian menggunakan uji Spearman Rank didapatkan p value 0.001, dimana hasil tersebut lebih rendah dari pada ketetapan α=0,05. Kejadian ini membuktikan bahwa Ho ditolak, sehingga terdapat hubungan dengan kekuatan hubungan pengetahuan Ibu Usia 20-35 tahun tentang Kontrasepsi IUD dengan partisipasi dalam pemakaian kontrasepsi IUD adalah sedang.</p> Gempi Tri Sumini Siti Nur Farida Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 13 19 PERSEPSI KEYAKINAN KESEHATAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/184 <p>Pada Wanita Usia Subur (WUS), kanker serviks menjadi penyebab kematian terbanyak sehingga perlu dilakukan deteksi dini, salah satunya adalah dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Perilaku melakukan deteksi dini erat kaitan dengan persepsi keyakinan kesehatan (health belief). Tujuan penelitian ini mmengidentifikasi persepsi keyakinan terhadap kesehatan (health belief) WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA untuk mendetksi adanya kanker serviks. Desain penelitian ini adalah studi deskriptif. Subyek penelitian ini 123 wanita usia subur yang memenuhi kriteria inklusi dan teknik samplingnya adalah teknik acak sederhana. Variabel penelitian ini adalah persepsi keyakinan kesehatan terhadap pemeriksaan IVA. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan 57,7 % responden memiliki persepsi keyakinan kesehatan (health belief) negativf. Implikasi di keperawatan adalah perlunya kerjasama antara kader kesehatan dan pihak PUSKESMAS untuk meningkatkan sosialisasi tentang IVA kepada wanita usia subur dan keluarga.</p> Yhenti Widjayanti Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 20 24 PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 0-6 BULAN http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/185 <p>Tidur nyenyak sangat penting untuk pertumbuhan bayi, karena saat tidur pertumbuhan otak bayi mencapai puncaknya. Namun kenyataan dalam sebuah penelitian menemukan 52% bayi mengalami gangguan tidur, tidur malam kurang dari 9 jam, dan pada malam hari bayi terbangun lebih dari 3 kali dengan lama bangun lebih dari satu jam. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menangani masalah tidur bayi adalah pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan di Moza Mom dan Baby Spa Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan program SPSS (tingkat kepercayaan 95%, p &lt; 0,05). Hasil uji Wilcoxon diperoleh p - value (0,002) &lt; alpha (α = 0,05), yang berarti ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan di Moza Mom and Baby Spa Surabaya. Pijat bayi sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan pada bayi, sehingga bayi yang sering dipijat memiliki kesempatan untuk memiliki kualitas tidur yang lebih baik daripada bayi yang tidak mendapatkan pijat bayi.</p> Rista Dian Anggraini Wahyu Anjas Sari Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 25 32 HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN PRAKTIK INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI NGANJUK http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/186 <p>Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Program ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya danr membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. Banyak bidan yang belum melaksanakann IMD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan tentang IMD dengan praktik IMD Bidan Praktik Mandiri Nganjuk. Jenis penelitian ini adalah analitik-cross sectional. Responden dalam penelitian ini semua bidan praktek mandiri di Nganjuk sebanyak 32orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi uji statistik yang digunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 46,9% responden pengetahuan tentang IMD pada kategori baik. Pelaksanaan IMD 59,4% responden tidak melaksanakan IMD. Hasil uji Chi-square p = 0,001 yang berarti p &lt; 0,05 maka H1 diterima artinya ada hubungan pengetahuan bidan tentang IMD dengan praktik IMD. Terdapat hubungan antara pengetahuan bidan tentang IMD dengan praktik IMD dalam kategori cukup (0,40-0,60). Disarankan untuk organisasi profesi meningkatkan pengetahuan anggotanya tentang IMD dan memantau pelaksanaan IMD.</p> Siti Nur Farida Gempi Tri Sumini Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 33 38 PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN (TAHU) IBU TENTANG VARICELLA http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/187 <p>Varicella adalah penyakit umum yang sering terjadi pada anak-anak. Ibu yang memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang varicella membuat kemampuan ibu dalam melakukan pencegahan dan penanganan akan berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) ibu tentang penyakit varicella. Desain penelitian ini pra eksperimental dengan rancangan One Group Pra-Post Test Design. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yaitu ibu-ibu di Posyandu Melati 05 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil yang diperoleh adalah sebelum dilakukan penyuluhan 57% responden memiliki tingkat pengetahuan rendah. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan 86% responden memiliki pengetahuan baik. Hasil uji wilcoxon signed rank test menunjukkan nilai p(0,000)&lt; (0,05) dan Zhitung(-5,324)&gt;Ztabel(± 1,96 ) , maka H0 ditolak berarti ada pengaruh bermakna positif penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) ibu tentang varicella. Penelitian tersebut memberikan pengaruh yang baik terhadap tingkat pengetahuan responden yang didukung dengan metode ceramah, media slide dan leaflet.</p> Yuliana Djima Kasarua Widayani Yuliana Sri Winarni Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 39 43 FUNGSI PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA PADA ANGGOTA KELUARGA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS http://jurnal.stikvinc.ac.id/index.php/jpk/article/view/188 <p>Didalam suatu keluarga fungsi keperawatan keluarga akan terpengaruh apabila anggota sedang mengalami kodisi kesehatan yang kurang baik terlebih anggota keluarga yang memiliki lansia denhgan penyakit yang sering terjadi salah satunya Diabetes Melitus. Fenomena yang terjadi di RW 05 Kelurahan Menanggal Surabaya, masih banyak keluarga belum menjalankan fungsi keluarganya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi fungsi perawatan kesehatan keluarga dengan lansia yang menderita diabetes melitus. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan satu variabel. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 keluarga lansia yang menderita Diabetes Melitus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner fungsi perawatan kesehatan keluarga kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus Analisa Statistik Deskriptif Proporsi Presentase. Hasil dari penelitian ini 63,6% responden mempunyai fungsi keluarga tidak berfungsi dan 36,4% responden yang mempunyai fungsi keluarga berfungsi terhadap perawatan lansia yang menderita diabetes melitus. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan pada kader kesehatan diwilayah RW 05 untuk bekerja sama dengan puskesmas keliling memberikan edukasi kepada keluarga lansia mengenai pepenatalaksanaan diabetes, cara merawat anggota keluarga lansia dengan diabetes, dan juga menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan dengan tepat sesuai kebutuhan lansia sehingga dapat memberikan dukungan kepada lansia yang menderita diabetes melitus.</p> Agnes Fridolin Fridolin Raditya Kurniawan Djoar Ni Luh Agustina Purnama Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN KESEHATAN http://www.stikvinc.ac.id 2020-07-31 2020-07-31 8 1 44 48